Rizal Ramli Dicopot Jadi Menko Maritim, JK: Dia Marah Ditinggal Pak Jokowi Pulang - Kerja Jokowi Top !

Rizal Ramli Dicopot Jadi Menko Maritim, JK: Dia Marah Ditinggal Pak Jokowi Pulang



Jusuf Kalla menceritakan momen saat Rizal Ramli ditinggal pulang Prresiden Jokowi.

Padahal saat itu, Rizal Ramli sudah menunggu untuk bertemu langsung dengan Presiden Jokowi hingga pukul 10 malam.

Saat itu, Jusuf Kalla menjadi wakil presiden Jokowi pada tahun 20014-2019.

Jusuf Kalla membeberkan kejadian saat Rizal Ramli menunggu presiden Jokowi untuk berbincang.

Saat itu Rizal Ramli dicopot dari jabatannya sebagai Menko Maritim.

Rizal Ramli tak terima dengan keputusan resuffle tersebut.

Rizal Ramli menolak melepas jabatan itu.

Rizal Ramli ingin segera bertemu presiden Jokowi.

Rizal Ramli pun diminta untuk menunggu di ruangan lain lantaran JK dan Jokowi menyelesaikan urusan lainnya.

"Ngomong terus, akhirnya pindah dulu ke kamar lain, Rizal Ramli disuruh duduk di situ, sambil kita selesaikan yang lain," ujarnya.

Namun, Rizal Ramli rupanya masih menunggu ingin bertemu dengan presiden Jokowi.

Pda jam 10 malam Jokowi dan Jusuf Kalla memutuskan untuk pulang secara diam-diam agar tidak diketahui Rizal Ramli.

"Sudah selesai yang lain, jam 10 malam Pak Jokowi nanya 'eh masih ada Rizal Ramli di sebelah?' " ujar Jusuf Kalla menirukan Jokowi.

"Kata ajudan bilang masih ada, 'kamu diam-diam aja, kita mau pulang'," imbuh JK.

Tak lama kemudian, Rizal Ramli mulai menyadari bahwa Jokowi tak kunjung muncul.

Rizal Ramli menanyakan keberadaan presiden kepada ajudan di Istana.

mengetahui Presiden Jokowi sudah pulang, Rizal Ramli marah.

Jusuf Kalla mengaku kasihan kepada Rizal Ramli jika mengingat kejadian itu.

Rizal Ramli menceritakan dirinya mendapat tawaran menjadi menteri langsung dari Presiden Jokowi.

Namun, saat itu wakil presiden Jusuf Kalla tidak sepakat jika Rizal Ramli diangkat menjadi menteri.

Hal itu diceritakan Rizal Ramli di Youtube Karni Ilyas yang diunggah pada Jumat (24/10/2020).

Rizal Ramli mengaku selalu dijegal ketika akan diangkat sebagai menteri ekonomi, baik pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jegalan tersebut dikatakan Rizal Ramli berasal dari Jusuf Kalla (JK).

Dalam kesempatan itu, Rizal Ramli mengaku bahwa dirinya sudah dimintai oleh Jokowi pada pemerintahan periode pertama untuk memegang jabatan menko perekonomian ataupun menteri keuangan.

Namun, Jusuf Kalla tidak sepakat..

"Waktu dia (Jokowi) jadi presiden, dia maunya Rizal Ramli jadi menteri ekonomi. Tapi JK selalu block saya kan, pokoknya JK enggak mau Rizal pegang ekonomi dan keuangan," jelas Rizal Ramli.

Rizal Ramli mengaku hal itu tidak hanya di era Jokowi, namun saat pemerintahan SBY juga demikian.

"Sama juga waktu SBY, SBY bahkan sudah tanda tangan, Rizal Ramli menko, diganjal sama JK. Abis itu SBY pertahanakan jadi menteri keuangan, dia (JK) enggak setuju lagi," ungkap Rizal Ramli.

"Akhirnya SBY minta Rizal Ramli menteri BUMN, dia enggak setuju lagi," imbuhnya.

Setelah ada ketidaksetujuan dari Jusuf Kalla untuk menempatkan Rizal Ramli sebagai menko perekonomian, menteri keuangan, hingga menteri BUMN, SBY tetap menginginkan dirinya berada di kabinetnya.

Namun saat itu Rizal Ramli akan dijadikan menteri perindustrian.

Lantaran mengaku tidak sesuai dengan bidangnya, Rizal Ramli pun memilih untuk tidak mengambil tawaran dari SBY tersebut.

"Last minute, saya ditunjuk menteri perindustrian, kabinet SBY pertama. Saya nolak, itu bukan keunggulan kita. Terima kasih dah," kata Rizal Ramli.

Menurut pengakuan Rizal Ramli, Jokowi menginginkan dia sebagai menteri Keuangan.

Namun, Jokowi kembali meminta Rizal Ramli untuk menjadi menko maritim.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Like Fanspage Kami

Iklan Bawah Artikel