Gatot Nurmantyo Tolak Bintang Tanda Jasa dari Presiden Jokowi? Ini Faktanya - Kerja Jokowi Top !

Gatot Nurmantyo Tolak Bintang Tanda Jasa dari Presiden Jokowi? Ini Faktanya



Beredar narasi bahwa mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menolak bintang tanda jasa dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Narasi ini beredar di media sosial.
 
Adalah akun facebook Agus Chudorie yang mengunggah narasi tersebut, Kamis 5 November 2020. Berikut narasi selengkapnya:

"Jendral Gatot Nurmantyo menolak bintang tanda jasa dari presiden..mantap pak Gatot ????

Ksh ke pak Timbul saja pak."

Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 383 emotikon, 69 komentar dan 35 kali dibagikan.

Penelusuran:

Dari penelusuran kami, klaim bahwa Gatot menolak bintang tanda jasa dari Presiden Jokowi tidak berdasar. Faktanya, hingga saat artikel ini dibuat tidak ada informasi di media arus utama mengenai hal itu. Dilansir Detik.com, Gatot mengaku belum bisa merespons lebih lanjut terkait rencana pemberian bintang tanda jasa. Pasalnya, Gatot belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari pemerintah.

"Mohon maaf saya tidak bisa komentar karena belum mendapat pemberitahuan resmi," kata Gatot seperti dilansir Detik.com, Rabu4 November 2020.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan pada 10 dan 11 November 2020, Presiden akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada sejumlah tokoh. Di antaranya Gatot.

"Tanda jasa diberikan kepada anak negeri yang telah mengabdikan diri bagi bangsa. Mahfud menyebut negara tidak pandang bulu memberikan tanda jasa," tulis Medcom.id dalam laporannya, Selasa 3 November 2020.

Mahfud meyakini pemberian Bintang Mahaputera kepada Gatot akan dipersoalkan. Pemberian tanda jasa itu akan disebut sebagai bentuk pembungkaman atas kritik dari Gatot.
 
Namun jika tidak diberikan, akan ada tudingan diskriminatif. Maka dari itu, pemerintah tetap memasukkan Gatot sebagai salah satu tokoh yang menerima bintang tanda jasa.

"Bintang Mahaputera itu hak Pak Gatot seperti juga hak Bu Susi Pudjiastuti (mantan Menteri Kelautan dan Perikanan) dan lain-lain," kata Mahfud.

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin mempersoalkan waktu pemberian bintang tersebut. Menurut Hasanuddin, pemberian bintang itu lazimnya dilakukan dalam rangka perayaan HUT RI setiap tahunnya.

"Jadi kurang biasa kalau ada seseorang yang mendapat tanda jasa atau bintang kehormatan pada bulan November ini," ujar dia.

Meski demikian, Politikus PDIP ini meyakini pemberian tanda jasa sudah melalui pertimbangan yang matang. Gatot layak diberi gelar tanda jasa Bintang Mahaputera.

"Karena berjasa kepada negara dan bangsa. Walaupun seseorang yang pernah mengkritik pemerintah," kata Hasanuddin seperti dilansir Medcom.id, Rabu 4 November 2020.

Kesimpulan:

Klaim bahwa Gatot menolak bintang tanda jasa dari Presiden Jokowi tidak berdasar. Faktanya, hingga saat artikel ini dibuat tidak ada informasi di media arus utama mengenai hal itu.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Like Fanspage Kami

Iklan Bawah Artikel