Dubes Agus: 1.000 Persen RI Tak Pernah Minta Pencekalan Habib Rizieq - Kerja Jokowi Top !

Dubes Agus: 1.000 Persen RI Tak Pernah Minta Pencekalan Habib Rizieq



Pemerintah memastikan bahwa Indonesia tidak pernah meminta permohonan pencekalan terhadap Habib Rizieq Syihab kepada Kerajaan Arab Saudi. Pemerintah meminta agar tuduhan pencekalan ini dihentikan.

"Kami hanya menyayangkan narasi yang dibangun selama tiga tahun terakhir ini dengan tuduhan bahwa pencekalan tersebut adalah karena permintaan Indonesia," kata Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel kepada detikcom, Jumat (29/10/2020).

"Saya tegaskan 1.000 persen tidak pernah ada permintaan tersebut. Silakan dibuka kalau ada," sambungnya.

Agus menegaskan tidak ada dokumen yang menunjukkan adanya pencekalan terhadap Habib Rizieq. Baik komunikasi melalui KBRI Riyadh maupun KBRI Arab Saudi.

"Saya pastikan dua lorong komunikasi bilateral yaitu KBRI Riyadh dan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta tidak akan pernah ada dokumen permintaan pencekalan tersebut," jelasnya.

Agus juga memaparkan efek dari tuduhan yang diberikan ke pemerintah Indonesia ini. Simak penjelasannya pada halaman berikut.

Menurut Agus, tuduhan pencekalan itu berpotensi melukai Arab Saudi. Dia meminta agar tuduhan permintaan pencekalan ini dihentikan.

"Tuduhan tersebut juga berpotensi melukai Arab Saudi sebagai negara besar yang berdaulat yang tidak bisa diintervensi oleh negara lain. Kami berharap hentikan fitnah berkepanjangan terhadap pemerintah Republik Indonesia," tutur Agus.

Sebelumnya, Habib Rizieq mengungkapkan alasannya tidak bisa pulang ke Indonesia dengan menunjukkan surat pencekalan dari pihak pemerintah Indonesia yang ditujukan kepada pemerintah Arab Saudi. Dia menyebut pencekalannya itu tak berkaitan dengan kasus pidana apa pun.

"Saya dilarang berpergian ke Saudi, bahkan ini dituliskan sebabnya adalah karena alasan keamanan. Jadi sekali lagi, saya dicekal di sini bukan karena saya lakukan pelanggaran keimigrasian, bukan saya melakukan pelanggaran pidana atau perdata, bukan karena saya melakukan sesuatu kejahatan di Saudi ini, tidak. Karena alasan keamanan," ujar Habib Rizieq seperti dilihat di cuplikan video YouTube Front TV, Minggu (10/11) lalu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Like Fanspage Kami

Iklan Bawah Artikel